Ad Unit (Iklan) BIG

RINGKASAN MATERI SENI RUPA KELAS 9 KURIKULUM MERDEKA UNIT 1

 RINGKASAN MATERI
Unit 1 Menggambar
Sub Unit 1 Referensi, Bahan, Teknik  dan Teknologi Dalam Menggambar.


I. Referensi
Referensi dalam menggambar berfungsi untuk memberikan acuan atau sumber inspirasi
Referensi terbagi menjadi dua yaitu;  referensi langsung (objek nyatanya ada di depan mata- Visual langsung)
Contoh:pemandangan alam, benda-benda yang ada disekitar kita, tumbuhan (flora) dan hewan (fauna)

Referensi tidak langsung -Objek nyata, tidak ada di depan mata-hanya model tiruan
Contoh: gambar, lukisan, foto, media digital, jurnal visual, moodboard
Salah satu sumber referensi yang berasal dari media digital adalah foto di internet, majalah semi, patung di museum

Referensi berupa karya seni orang lain harus digunakan dengan sikap mengembangkan dengan kreativitas sendiri- Gunakan prinsip ATM (Amati, Tiru, Mofidikasi)

II. Bahan
Alat dalam menggambar  dapat dibagi menjadi 2 kelompok yaitu: bahan kering dan basah.
Bahan kering:Krayon, pensil, arang
Bahan basah: Cat air, cat minyak, cat akrilik
Alat bantu: penghapus, rautan pensil, kuas, palet, spray bottle, dan lain sebagainya

Media dalam menggambar: kertas, kanvas, kain, kulit, papan kayu.

Bentuk dasar seperti : lingkaran, segitiga, dan persegi panjang dapat dikombinasikan untuk membuat berbagai objek yang lebih kompleks dinamakan  bentuk geometris.

III. Teknik
Teknik menggambar adalah adalah cara atau metode yang digunakan untuk membuat gambar, mencakup keterampilan menggunakan alat, mengatur garis, bentuk, gelap-terang (gradasi), serta komposisi agar hasil gambar sesuai dengan tujuan atau efek visual yang diinginkan. Teknik ini berkaitan dengan bagaimana proses menggambar dilakukan, bukan sekadar objek apa yang digambar.

Ada beberapa teknik dalam menggambar
1. Teknik shading
Teknik untuk menciptakan gradasi gelap terang pada gambar untuk memberikan efek dimensi, realisme dan kedalaman.
Teknik shading (pengarsiran/pembayangan) adalah teknik menggambar yang digunakan untuk menciptakan efek gelap-terang (kontras cahaya dan bayangan) pada suatu objek gambar, sehingga objek tersebut tampak memiliki volume, kedalaman, dan terlihat lebih nyata (tiga dimensi), bukan datar (dua dimensi).

Prinsip dasar shading adalah menentukan sumber cahaya, lalu menggambarkan bagian yang terkena cahaya (terang), bagian yang sedikit terkena cahaya (setengah gelap), dan bagian yang tidak terkena cahaya sama sekali (gelap/bayangan), termasuk bayangan yang jatuh di sekitar objek (cast shadow).

Unsur-unsur dalam shading:
Highlight — titik paling terang, biasanya area yang langsung terkena cahaya.
Midtone — area dengan pencahayaan sedang, transisi antara terang dan gelap.
Core shadow — bagian paling gelap pada objek itu sendiri (bukan bayangan yang jatuh).
Reflected light — cahaya pantulan halus di sisi gelap objek, biasanya dari cahaya di sekitarnya.
Cast shadow — bayangan yang dihasilkan objek dan jatuh ke permukaan lain (misalnya lantai atau meja).
Cara/alat untuk melakukan shading:
Pensil: dengan teknik arsir (hatching, cross-hatching) atau digosok (blending) memakai jari atau tortillon.
Cat/tinta: dengan mencampur warna gelap-terang secara bertahap (gradasi).
Digital: menggunakan alat brush dengan opacity rendah untuk membangun lapisan gelap-terang secara bertahap.

Shading berbeda dari teknik arsir (yang lebih fokus pada pola garis) — shading adalah tujuan/efek (membuat gelap-terang tampak nyata), sedangkan arsir, dussel, dan pointilis adalah beberapa teknik/cara untuk mencapai efek shading tersebut.

2. Teknik pointlis (titik-titik)
Menyusun titik-titik kecil yang rapat untuk membentuk gambar; kepadatan titik menentukan gelap-terang objek.
Teknik yang menggunakan titik-titik kecil untuk membentuk gambar

3. Teknik arsir(Hatching)
Menggambar garis-garis tipis dan rapat  untuk menciptakan efek bayangan dan tekstur.
Teknik untuk memberikan efek dimensi, realisme dan kedalaman.
Membuat gelap-terang dengan garis-garis sejajar atau menyilang (cross-hatching) yang ditumpuk untuk menghasilkan gradasi bayangan.

4. Teknik Blanding
Teknik untuk mencampurkan warna-warna yang berbeda agar menghasilkan transisi yang halus dan efek gradasi yang natural.

5. Teknik dussel(gosok)
Menggosok pensil/arang dengan jari atau alat gosok (tortillon) agar warna menjadi lembut dan bergradasi halus, sering dipakai untuk gambar potret atau alam benda.

6. Teknik blok
Menggambar objek hanya dengan satu warna gelap (blok) tanpa detail dalam, sehingga tampak seperti bayangan/siluet.

7. Teknik linear
Menggambar objek menggunakan garis, baik garis lurus maupun lengkung, untuk membentuk kontur objek tanpa banyak gradasi.

8. Teknik aquareln( sapuan basah)
Menggunakan cat air dengan sapuan tipis dan transparan, biasanya untuk gambar yang menonjolkan efek cahaya dan warna lembut.

9. Teknik plakat
Menggunakan cat (seperti cat poster atau akrilik) dengan sapuan tebal dan warna pekat/menutup, hasilnya lebih solid dibanding aquarel.

Prinsip-prinsip dalam menggambar
Proporsi
Komposisi
Keseimbangan
Kesatuan

Perspektif
Teknik menggambar yang digunakan untuk menciptakan ilusi ruang dan kedalaman pada permukaan dua dimensi.

Unusr-unsur seni rupa
a. titik
b. Garis
garis lurus
Garis putus-putus
Garis yang digunakan untuk menunjukkan tekstur seperti bulu, rambut,  dan kain adalah ...
Garis lengkung
Berfungsi membuat gambar terlihat lebih hidup, alami, dan tidak kaku dibandingkan garis lurus yang cenderung memberi kesan formal, kokoh, dan statis.

c. Bidang

Bentuk
Bentuk geometris adalah: bentuk dasar seperti lingkaran, segitiga, dan persegi dapat dikombinasikan untuk membuat berbagai obyek yang lebih kompleks.

IV. Teknologi
Aplikasi menggambar digital: Adobe Photoshop, coreldraw, page maker, canva

Materi tambahan:
Perbedaan gambar dan lukisan
Gambar = karya yang dibuat terutama dengan garis, menggunakan alat kering (pensil, arang, pena), sering menjadi dasar/kerangka sebelum melukis.
Lukisan = karya yang dibuat terutama dengan warna dan sapuan kuas, menggunakan cat (media basah), umumnya lebih kompleks dan dianggap karya seni yang "selesai".

0 komentar:

Posting Komentar